Minggu, 10 Juli 2011

Pahala Untuk Wanita


Muslim dalam shahihnya menyebutkan bahwa Asma' binti Yazid bin As-Sakan ra. telah mendatangi Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam lalu dia berkata: "Sesungguhnya aku  ini utusan orang-orang di belakang sana dari jama'ah wanita-wanita Islam, mereka semua mengatakan sebagaimana yang kukatakan, yaitu; sesungguhnya Allah telah mengutus engkau kepada lelaki dan perempuan, kami telah beriman dan mentaati engkau. Dan kami kaum wanita serba kurang dan cacat, kami duduk di rumah. Dan sesungguhnya kaum lelaki melebihi kami dengan shalat Jum'at, menyaksikan jenazah, pergi berjihad.
Khansa binti Amru An-Nakhaiyah

Ketika manusia berkumpul pada peristiwa Al-Qadisyiyah, Khansa binti Amru memanggil anak-anaknya. Dia berkata kepada mereka, "Wahai putraku! Kalian telah masuk Islam dengan penuh ketaatan. Kalian juga telah berhijrah sedangkan aku tidak meninggalkan rumah buat kalian. Aku tidak pernah memaksa kalian pada perkara yang sunnah dan aku tidak menginginkan ketamakan ada pada diri kalian. Demi Allah yang tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Dia, kalian adalah putra-putra dari seorang laki-laki sebagaimana kalian juga putra-putra dari seorang wanita. Aku tidak pernah mengkhianati ayah kalian dan tidak pula menghinakan paman kalian, tidak pernah mengubah nasab kalian, tidak pernah menekan isteri-isteri kalian, dan tidak pula membicarakan ipar-ipar kalian. Apabila pagi telah menjelang, maka sambutlah pagi tersebut dengan memerangi musuh-musuh kalian seraya memohon pertolongan kepada Allah dan memohon kesabaran pada Nya. Maka songsonglah hari esok dan berperanglah!"
Dan apabila mereka telah kembali dari peperangan, mereka meletakkan ghanimah mereka di kamar Khansa. Kemudian Khansa membagikan kepada mereka setakar demi setakar, namun tidak seorang pun dari mereka yang bersegera mengambil jatah mereka yang berupa dirham. Wallahua'lam.


Sabtu, 09 Juli 2011

Hasan Al-Basri Imamnya Para Tabi'in

Kecintaannya Terhadap Ilmu
Al-Hasan bin Yasar atau yang kelak lebih dikenal sebagai Hasan Al-Basri, ulama generasi salaf terkemuka- hidup di bawah asuhan dan didikan salah seorang isteri Rasulullah salallahu 'alaihi wa salam, Hindun binti Suhail yang lebih dikenal dengan sebutan Ummu Salamah. Para ahli sejarah mencatat beliau sebagai yang paling luas ilmunya di antara para isteri Rasulullah salallahu 'alaihi wa salam.

Kamis, 07 Juli 2011

Ijinkan...


Yaa Allah...
Ijinkan daku menjadi sekuntum bunga,
Yang dihiasi dengan kelopak akhlak mulia,
Harum wanginya dengan ilmu agama,
Cantiknya karena iman dan taqwa,


Namun keindahan dhahirnya kusimpan rapi,
Biar menjadi rahasia yang kekal abadi,
Bukan perhatian mata ajnabi,
Yang menjadi puncak fitnah hati,


Yaa Allah...
Timbulkanlah duri yang memagari diri,
Agar diriku terpelihara dari noda duniawi,
Yang akan menghilangkan keharuman sejati,
Yang akan memudarkan kecantikan diri,


Disebalik kekurangan yang tercipta,
Bukanlah alasan untuk bermuram durja,
Karena setiap yang tercipta ada hikmahnya,
Ijinkan yaa Allah...agarku menjadi permata,
Tetap menyinar walau di lumpur hina,
Tetap berharga walau dimana saja,
Buat ummah dan juga keluarga,


Ijinkan daku menjadi seindah mawar berduri,
Yang menjadi impian setiap muslimah,
Yang indahnya bukan untuk lelaki,
Tapi permata buat yang bernama suami...